CONTOH KASUS USE CASE DAN PENYELESAIANNYA

Dalam contoh kasus ini akan dimodelkan Sistem ATM Bank.

A.  Batasan Masalah
          Sistem ATM yang akan dibuat modelnya adalah sistem ATM sederhana dan umum dengan fungsi mendasar yaitu: mengambil uang tunai, melakukan transfer ke rekening tertentu pada bank yang sama dan memeriksa saldo.
          Sistem yang akan dimodelkan tidak mencakup beberapa fungsi ATM yang bergantung fasilitas tambahan dari bank misalnya membayar kartu kredit, membayar telpon, membayar tagihan kartu seluler, mengisi pulsa, membayar PBB, ATM bersama yang menerima berbagai kartu, dan lain-lain, karena layanan-layanan tersebut berbeda-beda tergantung dari operator/bank yang mengeluarkan ATM tersebut.

PEMODELAN ANALISIS (Elemen Model Analisis)

Model analisis harus dapat mencapai tiga sasaran utama yakni untuk :
• Menggambarkan apa yang dibutuhkan untuk pelanggan
• Membangun dasar bagi pembuatan desain perangkat lunak
• Membatasi serangkaian persyaratan yang dapat divalidasi begitu perangkat lunak dibangun.

PEMODELAN ANALISIS (Pemodelan Data)



Pemodelan data menjawab serangkaian pertanyaan spesifik yang relevan dengan aplikasi pemrosesan data. Apakah objek data utama yang akan diproses oleh system ? Bagaimana komposisi dari masing-masing objek data dan atribut apa yang menggambarkan objek tersebut? Dimana objek saat ini berada? Bagaimana hubungan antara masing-masing objek data dan objek yang lainnya? Bagaimana hubungan objek dengan proses yang mentransformasikannya? 

PEMODELAN ANALISIS (Metode Analisis Klasik)

        
            Data Structure System Development (DSSD), yang disebut juga dengan metodologi Warnier-Orr terjadi dari kerja perintis mengenai analisis domain informasi yang dilakukan oleh J.D Warnier. Warnier mengembangkan sebuah notasi untuk mempresentasikan hirarki informasi dengan menggunakan tiga kontruksi untuk urutan, pemilihan, dan pengulangan dan mendemonstrasikan bahwa struktur perangkat lunak dapat ditarik dari struktur data..
Ken Orr memperluas kerja Warnier untuk mencakup pandangan yang lebih luas mengenai domain informasi yang telah dikembangkan kedalam DSSD.

PEMODELANANALISIS (Kamus Data)



         Kamus data telah diusulkan sebagai sebuah tata bahasa quasi-formal untuk menggambarkan kandungan dari objek yang didefinisikan selama analisis terstruktur. Notasi pemodelan yang penting ini telah didefinisikan sebagai berikut : Kamus data merupakan sebuah daftar  yang teroganisasi  dari elemen data yang berhubungan dengan system, dengan definisi yang tegar dan teliti sehingga pemakai dan analisis system akan memiliki pemahaman yang umum mengenai input, output, komponen penyimpan , dan bahkan kalkulasi inter-mediate.

PEMODELAN ANALISIS (Mekanik dari Analisis Terstruktur)



 1.  Membuat sebuah diagram hubungan Entitas

Diagram hubungan  entitas memungkinkan seorang perekayasa perangkat lunak untuk secara penuh menspesifikasikan objek data yang merupakan input dan output dari system. Pendekatan berikut ini perlu diketahui dalam membuat diagram Entitas :
ΓΌ  Selama pengumpulan persyaratan, pelanggan diminta untuk mendaftar ‘hal-hal’ yang akan dituju oleh proses bisnis dan aplikasi. ‘Hal-hal’ ini dimasukkan kedalam sebuah daftar objek data input dan output dan entitas eksternal yang menghasilkan atau mengkonsumsi informasi.

PEMODELAN ANALISIS (Pemodelan Tingkah Laku)




            Pemodelan tingkah laku merupakan suatu prinsip operasional untuk semua metode analisis persyaratan tetapi hanya versi analisis terstruktur yang luas yang memberikan suatu notasi bagi tipe pemodelan ini.
Diberdayakan oleh Blogger.
 

Followers

My Blog List